3 Tips Optimalisasi CSR Pasca Pandemi

3 Tips Optimalisasi CSR Pasca Pandemi

3 Tips Optimalisasi CSR Pasca Pandemi 924 694 Dampak Sosial

Sejak tanggal 14 September 2020, PSBB kembali diberlakukan di DKI Jakarta. Pasalnya, kebijakan new normal yang sebelumnya telah dijalankan tidak memperbaiki kondisi pandemi Covid-19. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa terdapat kenaikan 48% kasus di 10 hari pertama di bulan September. Keadaan yang cukup mengkhawatirkan ini memaksa DKI Jakarta untuk memberlakukan PSBB, bahkan diklaim harus lebih ketat dari PSBB sebelumnya. 

Respon yang diberikan terkait dengan kebijakan ini cukup variatif. Ada sebagian masyarakat yang menganggap bahwa kebijakan PSBB kembali harus dilakukan untuk kesehatan masyarakat. Namun ada yang juga menolak mentah-mentah keputusan Pimpinan di DKI Jakarta ini karena alasan ekonomi. Sejak pandemi Covid-19, hampir seluruh sektor usaha mengalami kerugian karena sikap masyarakat yang cenderung menahan konsumsinya. Kebijakan PSBB kembali dikhawatirkan dapat memperparah situasi dari segi ekonomi.

Lalu, bagaimana dengan CSR Perusahaan? Apa yang dapat perusahaan lakukan untuk kegiatan CSR?

 

3 Tips untuk Mengaktifkan Kembali CSR Perusahaan Setelah Pandemi Berakhir

Dengan terpuruknya ekonomi secara global, CSR perusahaan juga ikut terkena dampaknya. Walau opportunity CSR di kala pandemi ini tergolong cukup besar dan masih dapat dilakukan dengan efektif dan efisien, namun banyak sekali kegiatan CSR perusahaan terhenti karena keterbatasan dana. 

Namun walau begitu, kegiatan CSR perusahaan dengan cepat atau lambat akan segera dilaksanakan kembali. Clement Fournier, kepala editor di Youmatter.world memberikan 3 tips untuk perusahaan dalam mengaktifkan kembali CSR setelah pandemi ini berakhir.

1. Edukasi karyawan terhadap isu CSR

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh youmatter, 90% pendekatan CSR tidak mencapai tujuannya karena karyawan yang tidak terlatih dengan baik. Karyawan dianggap tidak menginvestasikan dan berkomitmen dalam isu CSR. Karena situasi PSBB yang diberlakukan, seharusnya hal ini bisa jadi situasi yang baik untuk meng-upgrade kapabilitas karyawan terhadap isu CSR. Dengan begitu, setelah pandemi berakhir, kegiatan CSR diharapkan berjalan lebih baik dengan tenaga kerja yang lebih professional.

2. Merencanakan Kegiatan CSR di masa Pemulihan Post-Covid-19

Dikarenakan pandemi yang menyebabkan situasi perusahaan menjadi sulit, tentu saja kegiatan CSR tidak dapat dilakukan dalam keadaan yang sama persis dengan sebelum pandemi terjadi. Setelah pandemi ini, perusahaan masih harus menyimpan sebagian besar keuntungan untuk menutupi kerugiannya. Namun begitu, bukan berarti kegiatan CSR perusahaan tidak dapat dilakukan. Diperlukan penyesuaian dana dan tenaga terhadap perencanaan kegiatan CSR dalam pemulihan pandemi. 

3. Ambil manfaat momen ini untuk dapat berakselerasi

Dengan pandemi ini banyak perusahaan yang akhirnya sadar akan beberapa hal yang tadinya dianggap remeh namun penting bagi perusahaan. Seperti halnya pada kasus kesehatan karyawan atau pun pelestarian lingkungan hidup. Banyak dari kasus yang akhirnya diperhatikan adalah isu CSR yang selama ini kurang mendapatkan perhatian. Momen pandemi ini diharapkan dapat membuat perusahaan berakselerasi dalam perencanaan CSR di isu-isu yang sebelumnya belum menjadi perhatian perusahaan.

 

Dampak Sosial Indonesia selaku konsultan CSR dapat membantu perusahaan dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan CSR saat sedang maupun sesudah pandemi Covid-19. Dengan pengukuran dampak yang jelas, Dampak Sosial Indonesia dapat memberikan kegiatan CSR yang lebih efektif dan efisien di berbagai kondisi yang ada. 

 

Source :

Evan, Fauzan. 2020. Kenapa Jakarta Kembali PSBB Total Hari Senin 14 September 2020, Anies Jelaskan. Pikiran Rakyat. https://mantrasukabumi.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-20736024/kenapa-jakarta-kembali-psbb-total-hari-senin-14-september-2020-anies-jelaskan [Diakses 16 September 2020]

Fournier, Clement. 2020. Coronavirus: 3 Tips On How To Reactivate CSR When The Lockdown Ends. Youmatter. https://youmatter.world/en/csr-reactivate-lockdown-coronavirus/ [Diakses 16 September 2020]