Dalam kehidupan yang semakin kompleks, pemberdayaan masyarakat dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial. Namun, strategi pemberdayaan masyarakat menjadi kurang efektif ketika manfaatnya hanya dirasakan oleh sebagian pihak. Oleh karena itu, para praktisi pekerja sosial perlu menerapkan social-mapping untuk menggerakkan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Social mapping merupakan proses mengidentifikasi karakteristik masyarakat berbasis data dan informasi mengenai kondisi masyarakat dalam suatu wilayah atau kawasan tertentu. Spesifikasi objek yang dapat dipetakan melalui pendekatan social-mapping mencakup posisi geografis wilayah sasaran, sarana dan prasarana, demografis, konsentrasi penyebaran masyarakat miskin, kegiatan-kegiatan kelompok masyarakat, relasi sosial, status kepemilikan harta, persepsi tentang program yang dilaksanakan pemerintah maupun non-pemerintah, keterlibatan sosial dalam program-program, solusi atas persoalan, pengambilan keputusan sosial, ekonomi, dan budaya, serta profesi dan pekerjaan mata pencaharian. Melalui paparan di atas, kita dapat mengetahui bahwa social-mapping bertujuan untuk mengklasifikasikan permasalahan dengan memetaan objek yang kemudian dieksekusi melalui implementasi program pemberdayaan masyarakat.
Di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, social mapping seharusnya digalakkan untuk memenuhi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat. Artinya, program pemberdayaan yang dilakukan dengan pendekatan social mapping akan mengurangi resiko terjadinya kesalahan sasaran pemberdayaan. Berikut ini merupakan kajian Netting, Kettner, dan Mcmurtry terkait alasan mengapa pendekatan social mapping sangat diperlukan:
- Pendekatan manusia dan lingkungannya. Keberadaan seseorang dalam masyarakat harus diketahui, seperti siapa dirinya, permasalahan yang dialami, sumber daya dan keunggulan yang dimiliki untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
- Sejarah, status, dan perkembangan masyarakat. Para praktisi sosial perlu mengetahui klasifikasi status masyarakat, sejarah dan perkembangan masyarakat agar tidak kesulitan dalam menganalisis nilai-nilai, sikap, dan tradisi dalam masyarakat.
- Perubahan dalam masyarakat. Baik secara individu maupun kelompok yang ada didalam masyarakat bergerak dalam kekuasaan, perubahan ekonomi,- sumber pendanaan Individu-individu dan kelompok-kelompok bergerak kedalam perubahan kekuasaan, struktur ekonomi, sumber pendanaan dan peranan masyarakat.
Sumber: Sukaris. 2019. Social-Mapping Sebagai Landasan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan. JRE: Jurnal Riset Entrepreneurship, Vol. 2 No. 1