Kimetsu No Yaiba: Berdampak Besar Melalui Kolaborasi

Kimetsu No Yaiba: Berdampak Besar Melalui Kolaborasi

Kimetsu No Yaiba: Berdampak Besar Melalui Kolaborasi 924 576 Dampak Sosial

Pernah mendengar tentang anime Kimetsu no Yaiba atau disebut pula sebagai Demon Slayer?

Ya, Kimetsu No Yaiba atau Demon Slayer merupakan salah satu anime terbaik pada tahun 2019. Anime ini bercerita tentang seorang anak laki-laki yang bernama Komando Tanjiro. Suatu hari, Tanjiro menemukan keluarganya telah dibunuh oleh iblis. Dari keluarganya yang dibunuh, terdapat satu orang saudara yang belum meninggal, tetapi berubah menjadi Iblis, yang bernama Nezuko.

Kejadian memilukan yang menimpa Tanjiro, membuatnya bertekad mengembalikan Nezuko menjadi manusia dan menjadi Demon Slayer terbaik. Dalam perjalanan menjadi Demon Slayer, Tanjiro bertemu dengan banyak orang menumbuhkan kebaikan melalui pembasmian iblis. Sebagai seorang Demon Slayer, terdapat banyak misi untuk menyelamatkan manusia dari gangguan iblis.

Misi pertama Tanjiro yaitu membasmi iblis yang memukul gendang di sebuah rumah di hutan. Pada misi tersebut, Tanjiro berkolaborasi dengan Zenitsu, seorang teman sebaya yang ikut pelatihan menjadi Demon Slayer, untuk membasmi iblis pemukul gendang dan menyelamatkan seorang anak yang terjebak di sana. Tanjiro dan Zenitsu bertemu dengan Inosuke, seorang anak bertopeng babi yang memiliki karakter urakan. Akhirnya misi tersebut berhasil diselesaikan oleh trio Demon Slayer. Selesai misi satu, muncullah misi berikutnya.

Ada satu misi yang penuh aksi dan kolaborasi, yaitu ketika trio Demon Slayer tersebut menghadapi iblis penunggu Gunung Natagumo yang sudah membantai hampir seluruh Demon Slayer yang dikirim. Salah satu penyebab pembantaian para Demon Slayer di gunung tersebut yaitu jaring tak terlihat. Solusi menebas jaring tidak berfungsi, dikarenakan jaring tersebut akan terus muncul, sehingga trio Demon Slayer memutuskan mencari sumber jaring tak terlihat.

Kolaborasi Tanjiro dan Inosuke diperlihatkan dalam membasmi sumber jaring. Mereka mengombinasikan kekuatan mereka, sehingga sumber jaring tersebut terselesaikan. Namun, masih banyak iblis yang bermunculan di gunung tersebut. Satu per satu pertarungan dengan iblis dilakukan dengan kolaborasi. Pada misi ini, banyak korban, luka dan memori kesedihan, tetapi misi tersebut dapat terselesaikan, salah satunya dengan bantuan para Hashira (tingkatan pilar dalam Demon Slayer).

Berdasarkan dari anime Kimetsu no Yaiba, diketahui bahwa kolaborasi menjadi sebuah kunci dalam menyelamatkan manusia dari serangan iblis. Dengan adanya kolaborasi, kekuatan menjadi besar dan berdampak positif untuk membasmi iblis. Dengan demikian, apakah masalah yang terjadi di sosial dapat teratasi dengan kolaborasi?

 

Mengatasi Masalah Sosial dengan Kolaborasi

Sebagaimana diketahui bahwa masalah sosial dan lingkungan terus terjadi di dunia ini, termasuk Indonesia. Semenjak pandemi Covid-19, Banyak masyarakat yang mengalami penurunan kesejahteraan, baik dari segi materi, pendidikan dan kesehatan. Dilansir dari bisnis.com, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) mengatakan bahwa gelombang Penghentian Hubungan Kerja (PHK) semakin merebak dan diperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah pengangguran terbuka pada gelombang/kuartal II dengan scenario terburuk mencapai 9,35 juta orang.

Dilihat dari segi kesehatan, berdasarkan ccnindonesia.com, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia, secara kumulatif mencapai 118.753 kasus per 6 Agustus 2020. Data tersebut mengingatkan untuk memerhatikan kesehatan dan mengikuti protokol kesehatan, meskipun the new normal sudah mulai diterapkan. Selain itu, dari segi pendidikan, terdapat banyak siswa dari pelosok daerah dan berada di tingkatan ekonomi menengah-bawah, mengalami kesulitan dalam mengakses pembelajaran via daring. Hal ini dikarenakan akses internet dan biaya yang dibutuhkan untuk kuota.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah dalam mengatasi masalah sosial tersebut yaitu dengan peningkatan pelayanan kesehatan dari pemeriksaan medis sampai pendampingan psikologis. Selain itu,  dilakukan pula peningkatan serta perluasan Program Keluarga Harapan (PKH) dan kartu sembako, penambahan dan fleksibilitas kartu prakerja, serta bantuan langsung tunai lainnya. Pemerintah pun menyiapkan program pemulihan dunia usaha dengan memberikan dukungan insentif di bidang perpajakan, pengurangan lartas impor, serta berbagai kebijakan dan relaksasi di sektor keuangan.

Dalam menyelesaikan masalah sosial yang terjadi akibat Covid-19 dan membantu upaya pemerintah dalam mengatasinya, diperlukan cara lain yaitu kolaborasi. Bukti kolaborasi dapat membantu permasalaan sosial, terlihat dari fenomena bencana alam, seperti banjir, gempa bumi dan lainnya. Pemerintah, berbagai sektor dan masyarakat saling bahu membahu dan bergotong royong. Dengan demikian, kolaborasi dapat menjadi kunci penyelesaian masalah sosial saat ini.

Berdasarkan detik.cim, didapati sebuah video dari Associated Press (AP) yang mengisahkan tentang selebriti dan petani Korea Selatan, salling bahu membahu dalam menghadapi krisis ekonomi. Selebriti membantu petani dengan pengenalan dan promosi produk serta mengajarkan inovasi produk melalui reality show. Hal ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dapat dilakukan dari elemen masyarakat manapun.

Berbagai sektor dan organisasi juga dapat berkolaborasi dalam mengatasi masalah sosial yang terjadi, salah satunya dengan penyaluran corporate social responsibility (CSR) dengan baik dan tepat sasaran.  Mewujudkan CSR yang berdampak besar bagi penerima manfaat, memerlukan pengelolaan yang baik dan strategis, sehingga berkolaborasi dengan konsultan CSR menjadi penting.

Dampak Sosial Indonesia, selaku konsultan CSR berupaya menjadi partner strategis berbagai perusahaan dan organisasi dalam mewujudkan aktivitas CSR yang tepat sasaran, berdampak baik bagi penerima manfaat dan dampak tersebut dapat terukur. Maka, dengan Dampak Sosial Indonesia, mari bangkit bersama, berkolaborasi mengatasi masalah sosial yang ada, agar berdampak besa bagi sosial dan berkelanjutan.

 

 

 

Source:

Fachrul Razi. 2019. Musuh Baru! 5 Hal Menarik dari Kimetsu no Yaiba Episode 15!. https://duniaku.idntimes.com/anime-manga/anime-lain/fachrul-razi/hal-menarik-kimetsu-no-yaiba-episode-15 [Diunduh pada 7 Agustus 2020]

Fachrul Razi. 2019. Satu Musuh Tumbang? Ini 5 Hal Menarik Kimetsu no Yaiba Episode 16!. https://duniaku.idntimes.com/anime-manga/anime-lain/fachrul-razi/hal-menarik-kimetsu-no-yaiba-episode-16 [Diunduh pada 7 Agustus 2020]

Bisnis.com. 2020. Dampak Panemi Covid-19, Ini Sektor-Sektor yang Rentan Kena PHK. https://ekonomi.bisnis.com/read/20200415/9/1227629/dampak-pandemi-covid-19-ini-sektor-sektor-yang-rentan-kena-phk [Diunduh pada 7 Agustus 2020]

Cnnindonesia.com. 2020. Update Corona 6 Agustus: 118.753 Positif, 75.645 Sembuh. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200806122446-20-532788/update-corona-6-agustus-118753-positif-75645-sembuh [Diunduh pada 7 Agustus 2020]

Merdeka.com. Upaya Pemerintah Selamatkan Indonesia dari Krisis Ekonomi Akibat Pandemi Covid-19. https://ekonomi.bisnis.com/read/20200415/9/1227629/dampak-pandemi-covid-19-ini-sektor-sektor-yang-rentan-kena-phk [Diunduh pada 7 Agustus 2020]