Cara Stalking Tidak Berakhir Cemburu

Cara Stalking Tidak Berakhir Cemburu

Cara Stalking Tidak Berakhir Cemburu 924 616 Dampak Sosial

Alasan muncul sifat cemburu

Selama berselancar di twitter, tentunya akan ditemui tagar atau hastag yang menjadi trending topics. Selain itu, juga terdapat berbagai drama yang dicuitkan oleh pengguna twitter. Terdapat satu cuitan yang rasanya sering dialami oleh orang yang punya gebetan dan sedang tahap pendekatan serta orang yang baru putus dengan mantan, tetapi mantannya sudah jadian. Cuitan itu berbunyi;

“habis stalking terbitlah cemburu”

Stalking berasal dari Bahasa Inggris yang berarti “mengikuti dengan hati-hati” atau menguntit. Secara istilah, stalking merupakan sebuah tindakan mengikuti seseorang  atau sesuatu yang sangat dekat dengan memerhatikan setiap gerakannya. Kegiatan stalking bisa dilakukan di dunia nyata dan di sosial media. Namun, stalking sosial media gebetan dan mantan, tentu ada perih-perihnya. Lalu, kenapa sehabis stalking bisa lahir rasa cemburu?

Menurut Seth Meyers (2014) dalam psychologytoday.com, alasan cemburu bisa muncul dalam sebuah hubungan di antaranya;

Insecurity merupakan sumber utama kecemburuan. Rasa tidak aman ini muncul dikarenakan seseorang tidak merasa yakin bahwa dirinya berharga dan baik, termasuk dalam berhubungan dengan seseorang dan lainnya.

Obsessive thinking, pemikiran ini muncul karena ada sifat obsesif terhadap sesuatu yang belum pasti terjadi, sehingga pemikiran ini memunculkan kekhawatiran dan kecemasan yang mestinya dapat ditangani dan biasanya akan berakhir dalam kecemburuan.

Paranoid personality, adanya karakter paranoid dapat memengaruhi kepercayaan terhadap orang lain dan lebih ke penyimpulan niat jahat dan motif orang lain, sehingga membentuk kecemburuan dalam hubungan.

Maka dalam pencegahan perlu mengetahui alasan di balik kecemburuan yang dirasakan. Dalam pencegahan pun diperlukan cara agar kecemburuan itu tidak terbit, termasuk saat stalking.

 

Cara stalking tidak berakhir cemburu

Mengurangi kecemburuan yang muncul dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu:

  1. Mengalihkan rasa cemburu ke sudut pandang lain

Alih-alih menghabiskan energi karena emosi cemburu, lebih baik memandang hal yang memantik kecemburuan sebagai informasi yang bermanfaat. Dalam hal ini tentu diperlukan identifikasi emosi dan konfirmasi informasi yang didapatkan, agar melahirkan perasaan lega di dada.

Misalnya, ketika asyik berselancar di instagram dan bertemu foto doi bersama yang lain, maka alihkan informasi yang didapat dengan menganggap bahwa yang bersama doi dalam foto itu ialah temannya. Bisa juga dengan melakukan berkomentar pada postingannya atau direct-message dengan tujuan mengonfirmasi agar perasaan tidak didominasi dengan kecemburuan.

 

  1. Mengingatkan diri akan values yang dipegang

Hal ini diperlukan untuk menetralisasi kecemburuan yang mulai dirasakan, agar tidak berakhir ke perasaan terpukul dan membandingkan diri dengan yang lainnya. Seringkali, apabila melihat postingan dan cuitan dari mantan atau gebetan yang terlihat bahagia dengan orang lain, memunculkan kecemburuan.

Kecemburuan yang hadir itu tentu sebuah kewajaran, tetapi dalam hidup terdapat values yang dipegang. Jika value sukses yang terus ditanam dalam kehidupan, persoalan kecil dari informasi postingan dan cuitan mantan atau gebetan, tidak akan membuat cemas dan terpukul, justru bisa jadi semangat untuk bisa berkarya, sukses secara finansial sebagai pembuktian bahwa diri ini berharga.

 

  1. Melatih diri dengan mindfulness,

Dengan memfokuskan diri terhadap diri dan perasaan akan membantu melenyapkan kecemburuan dan mencegah dari emosi-emosi negatif yang ditimbulkan, sehingga sekala prioritas hidup dapat teratur dan terwujud.

Mindfullness juga melatih diri untuk melakukan berbagai hal dengan kesadaran penuh, termasuk dalam mencintai diri sendiri. Apabila, perasaan mulai terpantik api cemburu, ingatkan diri untuk mengalihkan distraksi kepada kesadaran diri dalam hidup. Ya, bahwa hidup bukan hanya berisikan tentang mantan atau gebetan. Namun, hidup itu tentang diri dan kadar kebermanfaatan.

Tiga cara untuk menetralisasi kecemburuan dari healthline.com dapat diimplementasikan. Namun, stalking juga bisa memunculkan dampak baik bagi sekitar dan tentu tidak berakhir cemburu, tetapi ke kadar kebermanfaatan yang lebih besar. Lalu, bagaimana caranya?

 

Stalking permasalahan sosial, mewujudkan dampak baik bagi sosial

Stalking bisa berkonotasi negatif, tetapi apabila dilihat dari sudut pandang lain, stalking juga bisa bermakna positif, seperti dengan mengikuti permasalahan yang terjadi di sosial dan berinisiatif untuk menyelesaikannya. Tentulah permasalahan ini diikuti dengan hati-hati, bukan karena takut ketahuan, tetapi sesuai dengan hukum dan prosedurnya.

Permasalahan sosial tidak baik didiamkan. Bergerak untuk membentuk penyelesaian untuk perubahan sosial yang lebih baik, pastinya memerlukan banyak informasi sehingga strategi dapat disusun dan menjadi tepat sasaran.

Jika stalking gebetan dan mantan membuat resah, stalking permasalahan yang terjadi di sosial dapat menciptakan solusi untuk menghilangkan keresahan masyarakat, sehingga terciptalah kesejahteraan bersama. Salah satu instrument yang dapat mewujudkan stalking permasalah sosial menjadi solusi yang berdampak baik bagi sosial ialah corporate social responsibility (CSR).

Adanya CSR diyakini dapat memberikan manfaat, baik untuk perusahaan, karyawan maupun sosial dan lingkungan. Dalam mewujudkan CSR yang berdampak baik, konsultan CSR juga bisa membantu untuk stalking permasalahan sosial yang akan diusahakan oleh perusahaan dalam penyelesaiannya. Tidak hanya stalking, tetapi juga memberikan rekomendasi pemetaan masalah dan wilayah, merencanakan program CSR yang tepat sasaran, membantu dalam pengimplementasian dan tentunya pengukuran dampak.

Maka, sudahi stalking gebetan dan mantan, stalking permasalahan sosial saja dan bergerak bersama untuk inisiasi organisasi dalam penyelesaiannya. Berbagai organisasi juga bisa berkonsultasi mengenai aktivitas CSR dengan Dampak Sosial Indonesia, sehingga values organisasi terhadap sosial bisa terwujudkan. Pastinya stalking yang dilakukan berdampak baik bagi sosial dan lingkungan.

 

 

Source:

Seth Meyers. 2014. 3 Prime Reasons Why People Get Jealous. https://www.psychologytoday.com/us/blog/insight-is-2020/201493/3-prime-reasons-why-people-get-jealous%3famp [Diunduh pada 22 Juli 2020]

Healthline.com. 2019. 12 Ways to Let Go of Jealousy. https://www.healthline.com/health/how-to-be-not-jealous [Diunduh pada 22 Juli 2020]