3 Tips Mengukur Dampak CSR

3 Tips Mengukur Dampak CSR

3 Tips Mengukur Dampak CSR 924 616 Dampak Sosial

Inisiatif berbagai perusahaaan dalam menciptakan perubahan baik bagi sosial dan lingkungan dapat dilakukan melalui corporate social responsibility (CSR). Berbagai manfaat dapat dirasakan perusahaan dalam mengelola CSR, seperti relasi terhadap publik akan menjadi lebih baik, meningkatkan kepercayaan pelanggan dan masuarakat, menjadikan perusahaan berbeda dengan pesaingnya dan dampak positif di sosial dan lingkungan.

Program CSR dapat berbentuk langsung dan tidak langsung. Namun, dalam perjalanaan implementasi program CSR, terkadang muncul pemikiran bahwa program CSR yang dilaksanakan tidak berdampak nyata bagi sosial dan lingkungan, sementara implementasinya memakan banyak waktu dan membutuhkan uang yang tidak sedikit.

3 Tips Mengukur Dampak CSR

Program CSR yang dilaksanakan terkadang tidak diukur hasil akhirnya sehingga program CSR hanya berlalu begitu saja. Berdasarkan everfi.com terdapat 3 tips yang dapat digunakan untuk mengukur dampak CSR di antaranya;

  1. Menetapkan Tujuan dan Manfaat CSR

Sebelum memulai untuk mengelola program CSR diperlukan penetapan tujuan dan kadar manfaat program CSR, apakah program CSR bersifat jangka panjang atau jangka pendek. Kemudian, besaran kadar manfaat yang bersifat berkelanjutan atau berupa penyaluran semata.  Setelah tujuan dan manfaat program CSR ditentukan, diperlukan strategi untuk melaksankannya sehingga program, CSR mampu menjangkau populasi dan kondisi yang akan diubah serta menjangkau perubahaan yang besar. Komunikasi terhadap internal dan eksternal perusahaan menjadi penting dalam menetapkan tujuan dan manfaat program CSR.

  1. Menghitung Nilai Fiskal CSR

Pengukuran dampak program CSR juga dapat dilihat dengan the impact multiple of money (IMM). IMM dikembangkan untuk menghitung keuntungan finansial dari aktivitas filantropi. Terdapat 6 IMM di antaranya:

  1. Menilai relevansi dan skala. Sebelum mengeluarkan dana atau beriventasi secara finansial dalam inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan, diperlukan pertimbangan seberapa cocok program CSR dengan nilai-nilai yang dimiliki perusahaan dan seberapa besarnya.
  2. Mengidentifikasi target hasil sosial atau lingkungan. Penting bagi perusahaan untuk memperkirakan hasil yang ingin dicapai dan diukur yang didukung dengan penelitian dan sejalan dengan tujuan yang telah ditetapkan.
  3. Memperkirakan nilai ekonomi dari hasil yang ingin dicapai untuk masyarakat. Hal ini dapat dilakukan dengan menemukan studi kasus atau penelitian yang relevan dan berhasil baik. Selain itu, bertemu dan berdiskusi dengan expertise yang memiliki wawasan ekonomi yang relevan dengan misi perusahaan untuk membantu memproyeksikan keuntungan finansial.
  4. Memperkirakan risiko. Risiko yang akan muncul dalam implementasi program CSR dapat diatasi dengan menemukan penelitian atau studi kasus yang kualitas dan topiknya dekat dengan karakteristik program CSR, baik dari segi pendapatan, kesamaan program, produk atau layanan, maupun cara implementasi yang digunakan.
  5. Memperkirakan nilai termal. Hal ini dapat dilakukan dengan menentukan kemungkinan bahwa hasil dan dampak baik bagi sosial serta lingkungan akan terus berlanjut dan tidak berkurang selama 5 tahun.
  6. Menghitung pengembalian manfaat sosial dari setiap uang yang dikeluarkan. Peritungan kadar manfaat bagi sosial atau lingkungan dari CSR dapat dilakukan dengan memperkirakan seberapa besar nilai manfaatnya dan dibagi dengan total investasi pada program CSR tersebut.

 

  1. Melacak Hasil yang Menunjukkan Manfaat CSR

Tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang sudah ditetapkan serta kesimpulan bahwa tujuan tersebut dapat diukur, baik melalui IMM maupun lainnya, akan berguna dalam memproyeksikan hasil yang ditimbulkan dari program CSR yang akan dikelola. Melacak keakuratan hasil atau dampak program CSR dapat dilakukan melalui diskusi kepada tim dengan meninjau hasil spesifik, menganalisa data dan penerapan dalam implementasi program CSR. Apabila analisa data menunjukkan bahwa program CSR memenuhi atau melampaui tujuan sosial dan ekonomi perusahaan, maka program CSR tersebut berdampak besar dan layak dipublikasikan.

3 tips berikut dapat diimplementasikan baik sebelum dan sesudah implementasi program CSR sehingga program CSR dapat terukur dan berdampak nyata bagi sosial dan lingkungan. Agar pengukuran dampak program CSR maksimal, perusahaan dapat berkolaborasi dengan konsultan CSR.

Dampak Sosial Indonesia, selaku konsultan CSR memiliki fokus untuk menciptakan perubahaan baik bagi sosial dan lingkungan serta menjad mitra perusahaan dalam mewujudkan inisiatif yang berdampak besar dan selaras dengan sustainable development goals (SDGs). Adapun layanan yang ditawarkan Dampak Sosial Indonesia di antaranya pemetaan wilayah, implementasi program, dan pengukuran dampak.

 

Source:

Everfi.com. 2020. Corporate Social Responsibility Initiatives: 3 Tips for Measuring the Impact. https://everfi.com/blog/community-engagement/corporate-social-responsibility-initiatives/ [Diunduh pada 1 September 2020]

Chirs A, Maya C, Mariah C, Michael E. 2019. Calculating the Values of Impact Investing. https://hbr.org/2019/01/calculating-the-value-of-impact-investing [Diunduh pada 1 September 2020]

Photo by Daniel Andrade on Unsplash