Prioritas Pengembangan CSR dalam Perusahaan Startup

Prioritas Pengembangan CSR dalam Perusahaan Startup

Prioritas Pengembangan CSR dalam Perusahaan Startup 924 616 Dampak Sosial

Corporate Social Responsibilty (CSR) adalah suatu hal yang cukup penting untuk perusahaan dalam menjalankan kegiatannya. Selain sebagai bentuk rasa peduli terhadap alam dan lingkungan sekitar yang menjadi permasalahan setelah perusahaan menjalankan kegiatannya, CSR juga berfungsi untuk menaikkan citra perusahaan. CSR yang baik akan memberikan goodwill bagi perusahaan, sebuah nilai dari intangible asset yang keberadaannya dapat membawa perusahaan menjadi lebih sustain di jangka waktu yang panjang. Oleh karena itu, CSR menjadi hal yang penting untuk dibahas dari semua perusahaan, termasuk dari perusahaan yang sekarang sedang menjamur, yaitu perusahaan startup.

Pentingnya CSR dalam Perusahaan Startup

Menurut dari data yang diperoleh dari Kominfo, ada sebanyak 992 perusahan startup yang ada di Indonesia pada tahun 2019. Jumlah ini tentu menandakan bahwa perusahaan startup adalah sesuatu yang menjadi sorotan bagi masyarakat Indonesia. Bukan hanya dari segi hebatnya perusahaan startup menyerap lebih dari 50.000 tenaga kerja, namun juga dalam segi tanggung jawab sosial yang mereka harus selesaikan.

Pada dasarnya, perusahaan startup sendiri dibuat untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat, akan tetapi hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa startup juga membawa masalah dengan kegiatan yang ia lakukan. Sebagai contoh permasalahan investor asing yang menanamkan modal di perusahaan startup di Indonesia. Investasi asing yang berlebih memberikan kekhawatiran bagi masyarakat Indonesia akan dominasi asing di pasar uang Indonesia.

Sebagai tambahan, Mintel, salah satu perusahaan riset di Amerika menguatkan fakta bahwa tanggung jawab sosial menjadi hal penting bagi kelangsungan kegiatan perusahaan. Pada tahun 2015, ada sebanyak 56% masyarakat Amerika akan berhenti membeli produk perusahaan jika perusahaan itu dinilai tidak beretika. Beberapa fakta di atas menyatakan bahwa menjadi perusahaan yang bertanggung jawab adalah prioritas perusahaan startup.

Tips Prioritas Perusahaan Startup pada Kegiatan CSR

Tony Delmercado, COO dari Hawke Media mengatakan setidaknya ada tiga hal yang perlu diperhatikan dan menjadi prioritas dalam kegiataan CSR di perusahaan startup. Berikut adalah tips yang ia berikan :

  1. Tidak Memanfaatkan CSR Sebatas Ladang promosi

Membuat CSR sebagai bentuk marketing perusahaan mungkin akan menaikkan citra perusahaan. Namun hal itu hanya bisa terjadi pada jangka waktu yang sebentar saja, bahkan di jangka waktu yangpanjang hal ini bisa menjadi boomerang. Hal ini dikarenakan jika CSR hanya digunakan sebagai bentuk marketing, maka penyelesaian tanggung jawab sosial masyarakat akan tersepelekan. Padahal sepatutnya, perusahaan menyelesaikan masalah yang menjadi tanggung jawab sosialnya terlebih dahulu.

  1. Manusiakanlah Karyawan

Dengan memperlaukan karyawan dengan baik, maka diharapkan akan meningkatkan performa dan citra perusahaan. Karyawan yang merasa dihargai akan memberikan kinerja yang lebih baik dibandingkan mereka yang terlibat oleh isu masyarakat seperti kekerasan seksual ataupun isu sara di tempat ia bekerja. Penghargaan terhadap karyawan juga dapat menaikkan citra perusahaan di mata umum.

  1. Bedakan antara Ethic dan Social Responsibilty

Menuntaskan tanggung jawab sosial sudah pasti memiliki etika, namun tidak berlaku sebaliknya. Oleh karena itu CSR harus sesuai dengan tujuan awal yaitu penyelesaian tanggung jawab sosial perusahaan, bukan hanya dalam masalah etika bermasyarakat saja.

Dampak Sosial Indonesia dapat membantu implementasi CSR bagi perusahaan startup dengan menjadikannya prioritas sehingga kegiatan CSR dapat berlangsung secara optimal. Melalui pemetaan sosial, asistensi implementasi program, dan pengukuran dampak akan menjadikan perusahaan startup memiliki pelaksanaan dan perencanaan CSR yang lebih efektif dan efisien.