Makna inner child
Inner child, dua kata itu rasanya tidak asing di telinga, terlebih bagi para Army, sebagai penggemar BTS, dikarenakan inner child menjadi judul lagu yang dibawakan oleh Taehyung (V), seorang member dari BTS. Namun, apa sih pengertian dari inner child?
Menurut Firman dan Russel (1994), inner child merupakan masa lalu yang disembunyikan sepanjang usia dan membentuk perjalanan hidup seseorang. Inner child bisa berbentuk rasa dan ketegangan yang tejadi karena tidak diakui (Kohut, 1984). Inner child tidak selamanya bersisi negatif, terdapat juga sisi positif, tidak pula membuat seeorang menjadi orang yang baperan, tetapi bisa menjadi orang yang lebih berempati.
Margareta S. et al. berpendapat bahwa pengalaman masa kanak-kanak, yang melahirkan inner child, memiliki dampak terhadap pemilihan profesi dan tindakan yang berhubungan dengan generasi selanjutnya. Dalam hal ini, inner child sangat bergantung bagaimana seseorang mengekspresikan dan bertindak terhadapnya.
Sebuah seni berdamai dengan inner child
Inner child yang memberikan dampak negatif perlu diobati sehingga seseorang bisa berdamai dengan inner childnya dan dapat menjalani hidup dengan bahagia serta mencapai kesejahteraan. Kristin Folts dalam Give Your Inner Child Permission to Heal di TEDXxOcala mengatakan ada 5 cara yang dapat dikatakan kepada diri agar dapat membawa diri ke kedamaian, empati dan cinta dalam perjalanan mengobati diri, di antaranya:
I give you permission to heal
Berbicara pada diri sendiri dan memberikan izin kepadanya untuk menyembuhkan segala luka yang pernah dialami, dengan mengakui luka-luka itu.
I give you permission to forgive yourself and others
Setelah memberikan izin untuk mengobati diri dan mengakui segala luka yang terjadi, maka maafkanlah diri dan yang lainnya, sehingga diri dapat merasakan kelegaan.
I honor our journey
Menghargai proses dan perjalanan yang dilakukan bersama dengan inner child dapat membantu lebih rileks dalam menjalankan kehidupan.
Thank you
Mengucapkan terima kasih kepada diri sebagai bentuk apresiasi karena sudah mampu bertahan, bersabar dan berjuang.
I love you parent
Sampaikan ungkapan cinta kepada orang tua, meskipun terdapat luka karena pengasuhan yang kurang tepat, tetapi orang tua selalu melakukan yang terbaik untuk anaknya.
Dalam kehidupan, berbagai fenomena terjadi, termasuk inner child yang terdapat pada diri manusia. Lalu, apakah sekelas company juga memiliki inner childnya?
Bisakah perusahaan mengalami inner child?
Sebelumnya, sudah dibahas mengenai inner child, yang berarti sosok masa lalu yang ada pada diri manusia, biasanya ini terjadi di masa kanak-kanak. Layaknya manusia, tentu perusahaan juga mengalami proses dalam pembangunannya, termasuk dalam hal ini perusahaan industri. Industri menjadi sektor yang berperan penting dalam perkembangan dan pembangunan wilayah, serta mampu menjamin keberlangsungan pembangunan ekonomi. Selain itu, adanya industri juga dapat meningkatkan kesejahteraan sehingga tingkat hidup dan taraf hidup lebih maju dan bermutu.
Pembangunan perusahaan industri tentu menimbulkan dampak baik. Namun, dampak negatif juga bisa lahir dari adanya pembangunan kegiatan industri perusahaan, seperti alih fungsi lahan; yang awalnya lahan pertanian menjadi lahan non-pertanian, pencemaran lingkungan dan perubahan sosial dan perekonomian.
Dampak negatif dari perusahaan apabila tidak cegah dan diatasi akan memengaruhi citra dari perusahaan itu sendiri, sebagaimana inner child-negatif yang memengaruhi kehidupan manusia selanjutnya. Selain itu, kepercayaan konsumen kepada perusahaan akan mengalami penurunanan, dikarenakan dampak negatif pada lingkungan dan sosial timbul dari perusahaan. Maka, untuk mengatasi inner-child negatif perusahaan, yang berdampak buruk terhadap sekitar, dibutuhkan suatu cara untuk mengobatinya.
Sebuah seni mengatasi inner child yang dialami perusahaan
Tentu untuk berdamai dengan dampak negatif yang ditumbulkan oleh kegiatan industri perusahaan, dibutuhkan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). CSR ini akan memberikan dampak positif bagi perusahaan, lingkungan, termasuk sumber daya manusia, sumber daya alam dan seluruh pemangku kepentingan dalam masyarakat. Menjadi penting bagi perusahaan agar keberadaannya lebih bermakna bagi sosial dan lingkungan.
Perusahaan dapat mengatasi dampak negatif yang ditimbulkan dengan aktivias CSR yang baik, sehingga kesejahteraan bersama mampu diwujudkan. Dalam hal ini, mengonsultasikan aktivitas CSR yang dilakukan menjadi penting agar tujuan aktivitas CSR terimplementasikan dengan baik serta lingkungan dan sosial dapat merasakan manfaat besar dari aktivitas CSR. Maka, Dampak Sosial Indonesia dapat menjadi pilihan tepat untuk konsultasi seputar aktivitas CSR dan mengatasi inner children-negatif perusahaan melalui CSR dengan pemetaan wilayah, implementasi program dan pengukuran dampak.
Source:
Firman J, Russel A. 1994. Opening to the Inner Child: Recovering Authentic Personality. Palo Alto, CA: Psychosynthesis Palo Alto
Margareta S, Kerstin O, Maria, Catrine K. 2016. Health Throughout the Lifespan: The Phenomenn of the Inner Child Reflected in Events During Childhood Experienced by Older Persons. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4912602/ [Diunduh pada 15 Juli 2020]
Kohut H. 1984. How Does Analysis Cure? Chicago, IL: The University of Chicago Press
Kristin F. 2019. Give Your Inner Child Permission to Heal. https://www.youtube.com/watch?v=uKHkq6S3kaU [Diunduh pada 15 Juli 2020]
Nugroho, Iwan dan Rakhim Dahuri. 2004. Pembangunan Wilayah Prespektif Ekonomi, Sosial dan Wilayah. Jakarta: LP3ES
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Suatu Kajian Komprehensif. http://ditjenpp.kemenkumham.go.id/hukum-pedata/848-tanggung-jawab-sosial-perusahaan-suatu-kajian-komprehensif.html [Diunduh pada 15 Juli 2020]