Di era saat ini sudah tidak asing dengan kata “Multitasking” dalam sebuah pekerjaan atau hal lainnya khusunya di kalangan milenial atau dikenal dengan sebutan Generasi Y. Multitasking berasal dari istilah yang disadur dari dunia IT. Multitasking bermakna kemampuan komputer menjalankan dua atau lebih program dalam satu waktu yang sama. Istilah ini kemudian diterjemahkan sebagai kemampuan manusia dalam bekerja untuk mengerjakan beberapa tugas berbeda dalam waktu yang bersamaan.
Contohnya kamu pernah mengalami satu titik dimana kamu mengerjakan tugas kuliah sambil bekerja, mengerjakan dua pekerjaan rumah sekaligus misalnya mencuci piring sambil memasak, mengerjakan dua pekerjaan kantor yang berbeda, atau kita pernah bekerja dalam dua perusahaan bahkan lebih dalam satu hari.
Itulah yang disebut dengan multitasking atau tugas ganda. Apakah setiap orang bisa bekerja dengan multitasking? Tidak semua orang bisa melakukan hal tersebut. Efeknya pekerjaan jadi banyak yang terbengkalai, tidak memenuhi target, atau tidak sesuai dengan deadline yang ada karena fikiran yang tercampur-aduk. Lantas bagaimana dengan orang yang baru atau belum bisa bekerja seperti itu. Berikut tips agar kita bisa multitasking secara efektif.
- Buat To Do List

Buat daftar tugas-tugas yang harus dikerjakan pada suatu rentang waktu tertentu misalnya harian, mingguan, bulanan. Bisa di tulis dalam notebook, diketik di laptop atau di tulis di sticky note. Fungsi nya adalah membuat pekerjaan kita lebih efisien dan efektif, lalu beri tanda bila telah terselesaikan. Perkuat tekad untuk melakukan dan menyelesaikan hal-hal yang sudah kita tulis.
- Tentukan Prioritas

Setelah membuat to do list, ada baiknya kita menentukan pekerjaan yang prioritas terdahulu dengan cara menganalisa pekerjaan kita untuk rentang waktu tertentu, membuat jadwal dan jangan lupa untuk menulisnya. Bisa juga membuat skala prioritas dan atur sesuai yang diinginkan. Misalnya kita membuat gambar kotak di bagi empat bagian. Bagian satu sangat penting, bagian dua penting, bagian tiga sedang dan bagian empat belum penting.
- Tetapkan Target

Target dibuat agar kita mengetahui dengan jelas apa yang ingin dicapai. Dengan begitu, kita juga mengetahui cara untuk mencapai target tersebut. Target bisa dilakukan dengan cara menetapkan kapan pekerjaan ini selesai misalnya dalam ukuran menit, jam, harian, mingguan dan sebagainya. Atau kita bisa menggunakan teknik SMART (Specific, Measurable, Achievable, Realistic and Timely) dari George T Doran.
- Fokus

Saat kita mengalami pada fase diharuskan untuk multitasking, fokus kita akan terganggu atau malah sudah tidak bisa fokus. Kembali lagi kita perlu fokus terhadap pekerjan yang ada di hadapan kita. Sehingga semuanya dapat selesai sesuai keinginan dan target yang ditetapkan. Saat to do list, prioritas, target sudah ada maka dijamin kita akan fokus mengerjakan suatu pekerjaan.
- Konsisten

Me-manage diri dan diimbangi dengan jiwa siap konsisten adalah kunci dari kesuksesan multitasking. Jika konsisten telah berhasil dilakukan maka pekerjaan kita akan selesai sesuai target dan kemungkinan tidak akan ada pekerjaan yang tertunda.
Jangan lupa untuk mengevaluasi hasil kerja kita sesuai rentang waktu yang ingin kita tetapkan, karena setiap rencana tidak akan selalu berjalan mulus dan pasti akan ada rintangan dan tantangan yang harus kita hadapi bukan untuk dihindari.